Karakterisasi lendir tanaman Gedi (Abelmoschus Manihot)

Mukti, Gumilang Bima (2025) Karakterisasi lendir tanaman Gedi (Abelmoschus Manihot). Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (219kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (323kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (516kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (335kB)
[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK NEW.pdf

Download (515kB) | Preview
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5 NEW.pdf

Download (238kB) | Preview

Abstract

Daun gedi (Abelmoschus manihot) merupakan salah satu tanaman yang dapat dikembangkan menjadi obat tradisional. Daun gedi ini diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang terbukti memiliki aktivitas antimikroba, antioksidan, dan antiinflamasi. Selain itu lendir dari daun gedi juga dapat dimanfaatkan sebagai eksipien farmasi untuk megontrol pelepasan zat aktif obat, meningkatkan bioavailabilitas, dan khasiat obat dalam formulasi serta menstabilkan dosis dalam bidang farmasi. Eksipien dari tumbuhan seperti lendir lebih disukai karena tidak beracun, tidak menyebabkan iritasi, mudah didapat, dan tidak membutuhkan biaya yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan karakter fisik dari lendir daun gedi dan menentukan kandungan senyawa kimia dari lendir daun gedi. Metode yang digunakan untuk mendapatkan lendir daun gedi yaitu dengan proses maserasi dalam 500 mL aquadest selama 24 jam. Hasil maserasi kemudian diuapkan dengan water bath pada suhu 60ºC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organoleptis daun gedi berupa serbuk berwarna hijau kecokelatan dengan bau khas, pH sedikit asam yaitu 5,36, dan indeks pengembangan tinggi 91,33%. Uji densitas menunjukkan sifat pemadatan dan homogenitas serbuk lendir yang baik dengan nilai bulk density 0,36 g/ml dan tapped density 0,47 g/ml. Analisis FTIR menunjukkan adanya gugus hidroksil, C-H alifatik, C=C, dan C-O yang mengindikasikan sifat polisakarida dari lendir daun gedi. Analisis 1H-NMR selanjutnya mendukung keberadaan polisakarida. Skrining fitokimia menunjukkan adanya glikosida, dan flavonoid. Temuan ini menunjukkan bahwa lendir daun gedi memilki karakteristik yang baik sebagai eksipien farmasi, terutama sebagai bahan pengikat, bahan penghancur, atau agen pelepasan terkendali.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Sinansari, Restry
NIDN0703088804
restry@ukwms.ac.id
Thesis advisor
Hadinugroho, Wuryanto
NIDN0724018301
wuryanto@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: Daun Gedi, Standardisasi Simplisia, Maserasi, Skrining Fitokimia.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Gumilang Bima Mukti
Date Deposited: 19 Jan 2026 06:17
Last Modified: 19 Jan 2026 06:17
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45816

Actions (login required)

View Item View Item