The wisdom of crowds: studi netnografi crowdsourcing dalam budaya setir pada akun x @kampungphilos

Jonathan, Dwineza Rizkyano (2025) The wisdom of crowds: studi netnografi crowdsourcing dalam budaya setir pada akun x @kampungphilos. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK DWINEZA RIZKYANO JONATHAN.pdf

Download (717kB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
BAB I DWINEZA RIZKYANO JONATHAN.pdf

Download (475kB) | Preview
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II DWINEZA RIZKYANO JONATHAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (349kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III DWINEZA RIZKYANO JONATHAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (260kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV DWINEZA RIZKYANO JONATHAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V]
Preview
Text (BAB V)
BAB V DWINEZA RIZKYANO JONATHAN.pdf

Download (267kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN DWINEZA RIZKYANO JONATHAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (450kB) | Request a copy

Abstract

Akun @kampungphilos merupakan salah satu komunitas game Love and Deepspace di X. Dalam komunitas ini, terdapat budaya setir, yakni fenomena komunikasi ketika anggota komunitas menyerahkan kendali atas pengambilan keputusan pribadi kepada anggota lain. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana praktik crowdsourcing yang terjadi dalam budaya tersebut, dengan menggunakan teori the wisdom of crowds. Metode yang digunakan adalah netnografi. Teknik pengumpulan data meliputi archival data, elicited data, dan field note. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kata "setir" memberikan kesan urgensi yang lebih tinggi dibandingkan pertanyaan biasa. Selain itu, karena adanya persyaratan tertentu untuk bisa menjadi pengirim pesan, muncul anggota yang berperan sebagai perantara. Anggota komunitas sering kali merasa lebih berani menyampaikan pendapat yang eksplisit karena dilakukan sebagai bagian dari suara kelompok, bukan individu, sehingga merasa terhindar dari sanksi sosial. Kemudian, pengirim pesan cenderung menggunakan budaya setir untuk menyelaraskan persepsinya dengan orang lain. Meskipun awalnya memiliki pilihan sendiri, pengirim pesan pada umumnya mengubah keputusan tersebut untuk mengikuti suara terbanyak demi mendapatkan rasa yakin dan menghindari penyesalan di masa mendatang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Ilmu Komunikasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Purnama, Fins
NIDN0719078401
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Fista, Brigitta Revia Sandy
NIDN0715108903
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Crowdsourcing, The Wisdom of Crowds, Budaya Setir, Netnografi, Love and Deepspace
Subjects: Communication Science
Divisions: Faculty of Communication Science > Communication Science Study Program
Depositing User: Dwineza Rizkyano Jonathan
Date Deposited: 09 Jan 2026 09:05
Last Modified: 14 Jan 2026 07:56
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45400

Actions (login required)

View Item View Item