Johana, Meilisa (2025) Penerimaan laki laki gen z mengenai stigma menstruasi dalam postingan kolaborasi akun instagram @narasi.tv dan @wmnlyfe. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Preview |
Text (ABSTRAK)
Text (ABSTRAK).pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text (BAB 1)
Text (BAB 1).pdf Download (840kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
Text (BAB 2).pdf Restricted to Registered users only Download (859kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
Text (BAB 3).pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
Text (BAB 4).pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
Preview |
Text (BAB 5)
Text (BAB 5).pdf Download (539kB) | Preview |
|
Text (LAMPIRAN)
Text (LAMPIRAN).pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerimaan laki-laki Generasi Z terhadap stigma menstruasi yang disampaikan melalui postingan kolaborasi akun Instagram @narasi.tv dan @wmnlyfe. Dengan menggunakan teori encoding-decoding Stuart Hall, penelitian ini menganalisis bagaimana pesan mengenai stigma menstruasi dipahami, diterima, atau ditolak oleh audiens laki-laki Gen Z. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang memenuhi kriteria sebagai pengguna aktif media sosial dan pernah melihat konten terkait menstruasi dari kedua akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada informan yang berada pada posisi oppositional, namun mereka terbagi antara posisi dominant-hegemonic dan negotiated. Informan yang berada pada posisi dominant-hegemonic menerima sepenuhnya pesan bahwa stigma menstruasi masih terjadi dan menganggap edukasi melalui media sosial sebagai langkah penting untuk meningkatkan pemahaman. Sementara itu, informan pada posisi negotiated mengakui sebagian pesan tetapi menyesuaikannya dengan pengalaman pribadi, seperti anggapan bahwa menstruasi kini tidak lagi dianggap tabu. Penelitian ini juga menemukan bahwa stigma paling sering muncul terkait pembalut, serta bahwa faktor budaya, lingkungan, dan tingkat edukasi sangat memengaruhi cara laki-laki memaknai isu menstruasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa laki-laki Generasi Z cenderung lebih terbuka terhadap isu menstruasi, namun edukasi yang berkelanjutan masih dibutuhkan untuk mengurangi stigma sosial yang tersisa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Ilmu Komunikasi |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Purnama, Finsensius Yuli NIDN0719078401 UNSPECIFIED Thesis advisor Lapalelo, Putra Aditya NIDN0731039501 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Menstruasi, Stigma Menstruasi, Generasi Z, Encoding–Decoding, Resepsi Analisis, Media Sosial, @narasi.tv, @wmnlyfe |
| Subjects: | Communication Science |
| Divisions: | Book > Communication Science Study Program |
| Depositing User: | Meilisa Johana |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 05:58 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 05:58 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45328 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

