Analisis framing pemberitaan perdebatan dinasti politik menjelang pemilihan presiden 2024 pada media online asumsi.co dan viva.co.id

Mario Gratia, Alberto (2025) Analisis framing pemberitaan perdebatan dinasti politik menjelang pemilihan presiden 2024 pada media online asumsi.co dan viva.co.id. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic Unversity.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK rev.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1 rev.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2 rev.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3 rev.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4 rev.pdf
Restricted to Registered users only

Download (20MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5 rev.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN rev.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Isu dinasti politik yang kembali mencuat setelah putusan Mahkamah Konstitusi pada Oktober 2023 yang dinilai berimplikasi pada pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden tahun 2024. Perdebatan ini menimbulkan pandangan pro-kontra dari berbagai kalangan pada media online. Penelitian ini bertujuan untuk membingkai narasi pemberitaan perdebatan dinasti politik pada media Asumsi.co dan Viva.co.id menjelang pemilihan presiden 2024. Penelitian ini menggunakan teori framing milik William A. Gamson untuk menelisik perangkat framing dan perangkat penalaran dalam rekonstruksi realitas media. Dengan menggunakan metode framing milik William A. Gamson, peneliti akan membredel setiap berita dari Asumsi.co dan Viva.co.id yang telah dikategorikan dalam 4 (empat) topik berita. Analisis dari 8 (delapan) menunjukkan perbedaan yang konsisten dari kedua media. Asumsi.co membingkai keputusan MK sebagai bentuk penyalahgunaan kewenangan, ancaman demokrasi, dan permasalahan serius bagi masa depan negara, dengan menggunakan metafora seperti “karpet merah” dan “mahkamah keluarga”, serta menonjolkan narasumber mahasiswa dari organisasi BEM Nusantara dan tokoh yang berpengaruh untuk memperkuat bingkai perlawanan dari kalangan anak muda. Sebaliknya, Viva.co.id membingkai tudingan dinasti politik sebagai pengisahan yang dapat terbantahkan dengan menonjolkan prinsip bahwa pemilu sepenuhnya berada di tangan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dan bukan muncul dari partai yang tergambar dari narasi moral Jokowi dan afirmasi dukungan Prabowo. Asumsi.co secara konsisten menganggap keputusan Mahkamah Konstitusi serta masalah dinasti politik sebagai ancaman serius terhadap demokrasi. Sebaliknya, Viva.co.id menganggap isu dinasti politik bukanlah masalah utama dalam demokrasi, karena telah melalui cara dan prosedur yang resmi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Ilmu Komunikasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Yuli Purnama, Finsensius
NIDN0726126602
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Revia Sandy Fista, Brigitta
NIDN0715108903
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Framing, Dinasti Politik, Pemilu 2024
Subjects: Communication Science
Divisions: Faculty of Communication Science > Communication Science Study Program
Depositing User: ALBERTO MARIO GRATIA
Date Deposited: 08 Jan 2026 06:00
Last Modified: 08 Jan 2026 06:00
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45285

Actions (login required)

View Item View Item