Puspaningrum, Rika (2026) Pengaruh kegiatan permainan origami terhadap motorik halus anak prasekolah di panti asuhan. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (507kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (208kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (420kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (139kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (322kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (382kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (270kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 7)
BAB 7.pdf Download (247kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (927kB) | Request a copy |
Abstract
Anak usia prasekolah rentan mengalami keterlambatan motorik halus akibat kurangnya stimulasi. Dampaknya meliputi kesulitan memegang pensil, menulis, serta kurang rapi dalam kegiatan mewarnai, menggambar, dan menggunting. Permainan origami merupakan salah satu media stimulasi yang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kegiatan permainan origami terhadap motorik halus anak prasekolah di Panti Asuhan. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest. Variabel independen adalah permainan origami, sedangkan variabel dependen adalah motorik halus. Populasi penelitian berjumlah 34 anak usia prasekolah (3–6 tahun) di Panti Asuhan Kasih Agape. Sampel sebanyak 28 anak dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian meliputi SOP permainan origami dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Pada pretest, rata-rata motorik halus sebelum diberikan intervensi origami sebesar 50,595% dengan standar deviasi ±18,418, yang menunjukkan perkembangan motorik halus tidak normal. Setelah diberikan intervensi origami, rata-rata motorik halus sebesar 94,643% dengan standar deviasi ±13,647, yang menunjukkan perkembangan motorik halus normal. Hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test menunjukkan nilai p=0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan permainan origami terhadap motorik halus anak prasekolah. Origami berwarna cerah memberikan rangsangan visual yang menarik perhatian anak, sedangkan aktivitas melipat secara berulang menstimulasi otot-otot halus tangan dan koordinasi mata-tangan sehingga meningkatkan kemampuan motorik halus anak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Keperawatan |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Juwita, Linda NIDN0701088701 lindajuwita@ukwms.ac.id Thesis advisor Sari, Nia Novita NIDN0709028805 nianovita@ukwms.ac.id |
| Uncontrolled Keywords: | Motorik halus, Permainan Origami, Anak Prasekolah, Alat Permainan Edukasi |
| Subjects: | Nursing Science |
| Divisions: | Faculty of Nursing > Nursing Science Study Program |
| Depositing User: | Rika Puspaningrum |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 05:26 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 05:26 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/47309 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

