Pengaruh meronce manik-manik terhadap motorik halus anak prasekolah

Rosari, Catalina (2026) Pengaruh meronce manik-manik terhadap motorik halus anak prasekolah. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (995kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (27kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (438kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (31kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (401kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (326kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 6] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (153kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 7] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Usia prasekolah merupakan periode penting perkembangan motorik halus, namun masih ditemukan anak prasekolah dengan keterlambatan akibat kurangnya stimulasi sensorimotor dan terbatasnya aktivitas yang melatih koordinasi mata tangan. Kegiatan meronce diduga dapat meningkatkan kemampuan motorik halus melalui stimulasi visual, taktil, dan proprioseptif. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh meronce manik-manik terhadap motorik halus anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen one-group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 58 anak prasekolah di TK A Mutiara Wonorejo, melalui teknik purposive sampling diperoleh sebanyak 25 anak. Intervensi meronce manik-manik dilakukan selama dua minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Pengukuran motorik halus menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai KPSP pre test 50,67±17,031 dan post test 89,34±15,854. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh signifikan kegiatan meronce terhadap motorik halus anak prasekolah. Intervensi meronce yang dilakukan secara teratur efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak prasekolah melalui stimulasi sensorimotor yang mengoptimalkan koordinasi mata tangan dan neuroplastisitas. Meronce dapat digunakan sebagai salah satu bentuk stimulasi untuk mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Keperawatan
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Juwita, Linda
NIDN0701088701
lindajuwita@ukwms.ac.id
Thesis advisor
Lilyana, Maria Theresia Arie
NIDN0730097502
arie@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: Anak Prasekolah, Meronce, Motorik Halus
Subjects: Nursing Science
Divisions: Faculty of Nursing > Nursing Science Study Program
Depositing User: Catalina Rosari
Date Deposited: 21 Jul 2026 01:59
Last Modified: 21 Jul 2026 01:59
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/47216

Actions (login required)

View Item View Item