Profil faktor risiko kejadian infeksi saluran pernapasan akut dan keberhasilan terapi pada balita di Puskesmas X Kab Manggarai Tengah

Harum, Petrus Derefaldo (2026) Profil faktor risiko kejadian infeksi saluran pernapasan akut dan keberhasilan terapi pada balita di Puskesmas X Kab Manggarai Tengah. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
FIX Abstrak PETRUS.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
Bab 1 (1).pdf

Download (4MB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
Bab 3 .pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
Bab 4 (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah kondisi pernapasan yang disebabkan oleh patogen infeksius. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita di Indonesia, termasuk di Kabupaten Manggarai Tengah. Penelitian ini bertujuan mengetahui profil faktor risiko kejadian ISPA dan keberhasilan terapi pada balita di Puskesmas X Kabupaten Manggarai Tengah. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 64 balita penderita ISPA. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (54,7 %) dan berusia 0–36 bulan (62,5%). Faktor penyebab ISPA didominasi infeksi virus (98,4 %) dengan sebagian besar mengalami demam ringan (76,6 %). Sebagian besar balita memiliki status gizi baik (89,1 %), mendapat ASI eksklusif dan imunisasi lengkap, serta memiliki berat badan lahir normal (81,3 %). Faktor lingkungan menunjukkan sebagian besar rumah memiliki ventilasi cukup (79,7 %), namun banyak balita terpapar asap rokok dalam rumah sebesar (81,3 %). Keberhasilan terapi ditunjukkan dengan perbaikan gejala setelah terapi suportif. Disimpulkan bahwa faktor agent, host, dan lingkungan mempengaruhi kejadian ISPA, dengan infeksi virus dan paparan asap rokok sebagai faktor dominan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Hendriati, Lucia
NIDN0707107102
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: ISPA, balita, faktor risiko, keberhasilan terapi, puskesmas.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: PETRUS DEREFALDO HARUM
Date Deposited: 14 Jul 2026 03:18
Last Modified: 14 Jul 2026 05:48
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/47044

Actions (login required)

View Item View Item