Losong, Yohana Laurika (2026) Pengaruh jenis pelarut terhadap kadar flavonoid dalam ekstraksi daun binahong (Anredera Cordifolia) sebagai antioksidan dengan metode perkolasi. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
Preview |
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (369kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (545kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (790kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
Preview |
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Download (389kB) | Preview |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Daun Binahong (Anredera cordifolia) merupakan tanaman obat yang memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami karena kandungan senyawa flavonoidnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh perbedaan jenis pelarut terhadap kadar flavonoid dan aktivitas antioksidan ekstrak daun Binahong (Anredera cordifolia) yang diperoleh melalui metode perkolasi. Jenis pelarut yang digunakan meliputi air, etanol 70%, dan etil asetat. Penentuan kadar flavonoid dilakukan secara spektrofotometri menggunakan metode kolorimetri AlCl3 dengan kuersetin sebagai standar, sementara uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode penangkapan radikal bebas DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) menggunakan microplate reader 96-wells. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kepolaran pelarut berpengaruh signifikan terhadap hasil ekstraksi metabolit sekunder. Kandungan flavonoid tertinggi diperoleh pada ekstrak etanol 70% (5,0508 mgQE/g), kemudian diikuti dengan ekstrak etil asetat (2,5828 mgQE/g) dan ekstrak air (1,4126 mgQE/g). Aktivitas antioksidan terbesar juga diperoleh pada ekstrak etanol 70% (IC50: 250,2723 ppm), kemudian diikuti dengan ekstrak etil asetat (IC50: 512,0250 ppm) dan ekstrak air (IC50: 666,1883 ppm). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kepolaran pelarut memengaruhi efektivitas ekstraksi golongan senyawa pada daun Binahong secara signifikan. Pelarut etanol 70% terbukti sebagai pelarut ekstraksi yang paling baik dibandingkan kedua pelarut lainnya karena menghasilkan kadar flavonoid tertinggi serta aktivitas antioksidan yang paling kuat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Farmasi |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Wijaya, Sumi NIDN0723117801 sumi@ukwms.ac.id Thesis advisor Setiawan, Henry Kurnia NIDN0721027101 henry@ukwms.ac.id |
| Uncontrolled Keywords: | Anredera cordifolia, perkolasi, kepolaran pelarut, flavonoid, antioksidan |
| Subjects: | Pharmacy |
| Divisions: | Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program |
| Depositing User: | Yohana Laurika Losong |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 07:52 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 07:52 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/46985 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

