Makna pendidikan dalam konsep manusia Nicolaus Driyarkara

Dewanata, Leonardus Arvito Elang (2025) Makna pendidikan dalam konsep manusia Nicolaus Driyarkara. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
Vito Abstrak.pdf

Download (933kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
Vito BAB I.pdf

Download (307kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
Vito BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
Vito BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (309kB)
[thumbnail of BAB 4]
Preview
Text (BAB 4)
Vito BAB IV.pdf

Download (522kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berisi penelitian tentang pendidikan Nicolaus Driyarkara. Pokok dalam skripsi ini adalah penulis akan membahas konsep manusia Nicolaus Driyarkara dan filsafat pendidikan Driyarkara. Di dalam skripsi ini juga, penulis akan memberikan relevansi yang selaras dengan hasil penelitian. Dalam relevansi, penulis akan menggunakan pemikiran John Rawls, Amartya Sen, dll untuk memperkaya penelitian. Manusia adalah makhluk hidup yang tidak hanya berkembang dari sisi biologis, tetapi juga sisi spiritual. Hal ini tampak ketika penulis membandingkan manusia dengan makhluk hidup lainnya, seperti hewan dan tumbuhan. Hewan dan tumbuhan tidak dapat berimajinasi seperti manusia. Mereka tidak memiliki daya kreatif seperti manusia yang bisa merakit komputer, membuat alat pancing, dan membuat video game. Dari apa yang tampak ini, dapat diketahui bahwa ada sisi yang dimiliki manusia, tetapi tidak dimiliki oleh makhluk lainnya, yaitu kemudian penulis sebut dengan sisi spiritual/rohani/rasionalitas, yang intinya adalah sesuatu yang bukan biologis dan bersifat transenden (melampaui sisi materi atau biologis). Dengan memiliki kemampuan memahami apa yang transenden ini, manusia dapat mengalami apa yang dinamakan pendidikan, sehingga manusia bisa dibimbing untuk melatih kemampuan kemampuannya. Sebagai contoh, manusia dapat belajar tentang matematika, berefleksi, berimajinasi, dan berpikir tentang masa depan, sekaligus ia juga dapat dilatih untuk memiliki kemampuan fisik yang kuat. Melalui kemampuan manusia untuk berkembang, manusia dimungkinkan untuk menjadi lebih unggul dibanding dengan dirinya yang sebelumnya. Dalam proses pengembangan diri seorang manusia, manusia tentu tidak berkembang dengan mengandalkan individualitasnya saja. Dalam situasi konkret di dunia, manusia ada bersama manusia lainnya. Seorang manusia tentu dilahirkan dalam suatu kondisi tertentu, sehingga ia juga dibentuk, dididik, dan dilatih berdasarkan kondisi yang ada di sekitarnya. Sebagai contoh, seorang yang dilahirkan di suku Jawa biasanya dibiasakan untuk memberikan sesuatu dengan tangan kanan, untuk menunjukkan etiket kesopanan. Oleh sebab itu, pendidikan juga tidak bisa dilepaskan oleh apa yang ada di sekitarnya, termasuk realitas hidup bersama antar manusia. Dalam penelitian ini, penulis hendak mencari tahu apa itu pendidikan dan tujuan pendidikan, berdasarkan kenyataan relasi hidup bersama antar manusia. Penulis hendak menggunakan pemikiran Driyarkara yang menekankan sisi persona, relasi “aku – engkau”, teman, dan pendidikan. Selain menggunakan pemikiran Driyarkara, penulis juga akan menggunakan sumber-sumber lain, sebagai pembanding dengan pemikiran Driyarkara, serta sebagai acuan untuk merelevankan pemikiran Driyarkara ke zaman sekarang. Dengan demikian, penulis hendak mencari tahu, apa makna pendidikan Driyarkara, yang menekankan sisi persona dan relasi manusia, serta bagaimana pemikiran itu direlevansikan di persoalan pendidikan zaman ini. Hasil makna pendidikan berdasarkan konsep manusia sebagai teman adalah: 1) Pendidikan harus memandang manusia sebagai teman, 2) pendidikan mengarah kepada pembentukan persona yang otentik, 3) pendidikan memerlukan kesatuan. Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif. Penulis akan menggunakan hermeneutika yang di dalamnya memiliki unsur intepretasi dan holistika. Selain itu, metode historis-faktual digunakan oleh penulis untuk melihat sejarah atau riwayat hidup Nicolaus Driyarkara dan pemikiran yang mempengaruhi Nicolaus Driyarkara. Selain itu, penulis juga akan menggunakan metode deskripsi untuk memberikan penjelasan berupa narasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Filsafat
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Trinarso, Agustinus Pratisto
NIDN0715027002
pratisto@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: Driyarkara, pendidikan, sosialitas, Joseph Dunne, humanisasi, hominisasi, homo homini socius.
Subjects: Philosophy
Divisions: Faculty of Philosophy > Philosophy Science Study Program
Depositing User: Leonardus Arvito Elang Dewanata
Date Deposited: 22 Jan 2026 09:28
Last Modified: 22 Jan 2026 09:28
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45970

Actions (login required)

View Item View Item