Suryatno, Irenius Hendro (2025) Karakterisasi lendir tanaman Psyllium Husk (Plantago Ovata). Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.
Preview |
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (557kB) | Preview |
Preview |
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (82kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (185kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (162kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (245kB) | Request a copy |
|
Preview |
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Download (153kB) | Preview |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (354kB) | Request a copy |
Abstract
Psyllium husk (Plantago ovata) merupakan sumber alami kaya serat dan mucilago, dengan potensi besar untuk dikembangkan sebagai eksipien farmasi. Karakterisasi dilaksanakan melalui standarisasi spesifik dan nonspesifik pada simplisia, pengujian fisika-kimia, dan skrining fitokimia pada psyllium husk. Hasil standarisasi simplisia menunjukkan parameter yang baik, meliputi uji organoleptis dan mikroskopis yang sesuai, serta susut pengeringan (4,23±0,58%) dan kadar abu total (1,83±0,52%) yang memenuhi standar. Dari segi fisika-kimia, konsentrasi larutan 1% memiliki pH yang mendekati netral (6,06±0,14) dan viskositas tinggi (482,5±14,72 cP pada 20 rpm), serta kemampuan pengembangan (swelling index) yang sangat tinggi, yakni 472,9±9,3%. Analisis densitas memperlihatkan bulk density 1,40 g/mL dan tapped density 2,40 g/mL. Konfirmasi Spektrum FTIR memperkuat hasil ini dengan menunjukkan keberadaan gugus fungsi khas polisakarida, seperti -OH, C-H, C=O, dan C-O. Skrining fitokimia menunjukkan hasil negatif untuk alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid, dan terpenoid. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa psyllium husk telah memenuhi parameter standar simplisia dan memiliki karakteristik fisika kimia yang sangat menjanjikan terutama kemampuan membentuk gel dan menyerap air sehingga berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai eksipien farmasi. Absennya alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid, dan terpenoid mengindikasikan kemurnian tinggi simplisia sebagai mucilago, meskipun begitu pemurnian lanjutan tetap diperlukan untuk eliminasi kontaminan minor.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Farmasi |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Sinansari, Restry NIDN0703088804 restry@ukwms.ac.id Thesis advisor Hadinugroho, R. M. Wuryanto NIDN0724018301 wuryanto@ukwms.ac.id |
| Uncontrolled Keywords: | Psyllium husk (Plantago ovata), Mucilago, Karakterisasi Fisika-Kimia, Eksipien Farmasi, Standarisasi |
| Subjects: | Pharmacy |
| Divisions: | Book > Pharmacy Study Program |
| Depositing User: | Irenius Hendro Suryatno |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 07:36 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 07:36 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45814 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

