Sanisya, Putri Kholifatul (2025) Karakterisasi lendir tanaman lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm. f.). Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Preview |
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (621kB) | Preview |
Preview |
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (200kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (264kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) | Request a copy |
|
Preview |
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Download (192kB) | Preview |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) | Request a copy |
Abstract
Lendir tanaman lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm. f.) diketahui mengandung polisakarida utama berupa asemannan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat fisika dan kimia lendir lidah buaya guna mengevaluasi potensinya sebagai eksipien farmasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan mengekstraksi lendir dari daun segar lidah buaya menggunakan metode pengendapan aseton. Karakterisasi fisika meliputi pengujian pH, indeks pembengkakan, densitas, dan viskositas, sedangkan karakterisasi kimia meliputi skrining fitokimia, analisis spektroskopi FTIR, dan ¹H-NMR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan lendir lidah buaya 1% memiliki pH sebesar 4,45±0,01 yang bersifat asam lemah dan sesuai untuk sediaan farmasi. Nilai indeks pembengkakan sebesar 52,56±4,06% menunjukkan kemampuan menyerap air yang tinggi. Densitas curah dan densitas mampat masing-masing sebesar 0,364 g/mL dan 0,390 g/mL dengan indeks kompresibilitas 7,2% dan rasio Hausner 1,072, yang mengindikasikan sifat alir serbuk yang baik. Pengujian viskositas menggunakan Viskometer Brookfield pada 60 rpm menghasilkan nilai 30,6 cPs yang menunjukkan sifat pseudoplastik khas polimer alami. Skrining fitokimia menunjukkan hasil positif terhadap karbohidrat dan flavonoid, sedangkan alkaloid, saponin, tanin, serta steroid–triterpenoid tidak terdeteksi. Analisis FTIR menunjukkan pita serapan khas gugus O–H, C–H, C=O, dan C–O/C–O–C yang mengkonfirmasi keberadaan polisakarida. Spektrum ¹H-NMR memperlihatkan sinyal proton pada daerah 1,8–2,8 ppm dan 3,1–3,3 ppm yang konsisten dengan struktur polisakarida asemannan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa lendir lidah buaya memiliki karakteristik fisika dan kimia yang mendukung penggunaannya sebagai eksipien alami, terutama sebagai pengikat dan pembentuk gel dalam sediaan farmasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Farmasi |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Sinansari, Restry NIDN0703088804 UNSPECIFIED Thesis advisor Hadinugroho, Wuryanto NIDN0724018301 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Aloe vera (L.) burm. f., asemannan, karakteristik fisika, karakteristik kimia, eksipien alami |
| Subjects: | Pharmacy > Pharmacist Professional |
| Divisions: | Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program |
| Depositing User: | Putri Kholifatul Sanisya |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 06:26 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 06:26 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45784 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

