Grief pada mahasiswa pasca kematian ayah yang ditinjau dari perbedaan gender

Amadea, Ruth Elizabeth (2025) Grief pada mahasiswa pasca kematian ayah yang ditinjau dari perbedaan gender. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK rev.pdf

Download (235MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (178kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (232kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5]
Preview
Text (Bab 5)
BAB 5.pdf

Download (167kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (664kB) | Request a copy

Abstract

Mahasiswa berada pada tahap perkembangan emerging adulthood berusia 18 hingga 25 tahun yaitu fase transisi yang ditandai oleh pencarian identitas dan kemandirian emosional. Kehilangan orang tua akibat kematian, khususnya ayah, merupakan peristiwa signifikan yang dapat memengaruhi kondisi psikologis mahasiswa. Dalam konteks budaya Indonesia, ayah umumnya dipersepsikan sebagai figur pelindung, pencari nafkah, dan pengambil keputusan keluarga, sehingga kematiannya berpotensi mengganggu stabilitas emosional dan peran individu dalam keluarga. Grief merupakan respons emosional terhadap kehilangan yang mencakup perasaan sedih, kehilangan, dan kesulitan menerima kenyataan. Pengalaman grief dapat berbeda antara laki-laki dan perempuan seiring dengan norma gender tradisional, di mana laki-laki cenderung menahan emosi dan fokus pada tanggung jawab, sementara perempuan lebih mengekspresikan emosi dan membutuhkan dukungan afektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan grief pada mahasiswa pasca kematian ayah ditinjau dari perbedaan gender. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 98 mahasiswa perempuan dan laki-laki yang kehilangan ayah lebih dari enam bulan. Alat Ukur yang digunakan adalah Adult Attitude to Grief Scale. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan grief yang signifikan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan dengan nilai .001 (p<0,05). Mayoritas responden berada pada kategori low vulnerability, yang mengindikasikan bahwa responden telah mampu beradaptasi dengan kondisi kehilangan meskipun proses penerimaan belum sepenuhnya selesai. Kata kunci: emerging adulthood, gender, grief, low vulnerability

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Psikologi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Christanti, Dessi
NIDN0711127201
dessi@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: Emerging adulthood, gender, grief, low vulnerability
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Ruth Elizabeth Amadea
Date Deposited: 19 Jan 2026 05:45
Last Modified: 19 Jan 2026 05:45
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45769

Actions (login required)

View Item View Item