Pengaruh antara meaning in life dan perceived organizational support terhadap work life integration pada gen Z dual roles di Surabaya

Handoko, Yose Maria Kurniawati (2025) Pengaruh antara meaning in life dan perceived organizational support terhadap work life integration pada gen Z dual roles di Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (462kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (346kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (507kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (323kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Transformasi model kerja pasca-COVID-19 telah mempercepat penerapan Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA) yang meningkatkan fleksibilitas sekaligus mengaburkan batas antara kehidupan kerja-pribadi atau work life integration (WLI). Individu Gen Z berusia 19–28 tahun seringkali, memiliki peran ganda (dual role) sebagai pekerja dan pasangan, yang memerlukan peralihan peran (shifting) secara adaptif. Namun, ekspektasi fleksibilitas yang tinggi dan batasan kerja yang idealis memicu blurring role, kelelahan, konflik kerja–hidup, serta turnover. Pembentukan batasan WLI dipengaruhi oleh faktor internal berupa kebermaknaan hidup dan faktor situasional berupa perceived organizational support. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh meaning in life dan perceived organizational support terhadap work life integration pada Gen Z dengan peran ganda di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive dan snowball sampling terhadap 172 responden Gen Z pekerja model WFH/WFA. Instrumen penelitian meliputi Work-Life Boundary Enactment Scale, The Meaning in Life Questionnaire, dan Survey of Perceived Organizational Support. Hasil uji hipotesis menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan antara meaning in life dan perceived organizational support terhadap work life integration, secara simultan (p = 0,438; p > 0,05) maupun parsial (p X1 = 0,655; p X2 = 0,201; p > 0,05). Pada penelitian ini, mayoritas responden memiliki tingkat meaning in life dan perceived organizational support yang tinggi dengan tingkat work life integration sedang. Temuan ini mengindikasikan faktor lain yang memengaruhi pengelolaan WLI pada Gen Z, seperti jumlah dan usia anak, intensitas tuntutan pekerjaan dan faktor perbedaan budaya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Psikologi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Effendy, Nurlaila
NIDN0702026606
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: work life integration, meaning in life, perceived organizational support, Gen Z, dual roles, WFA/WFH
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Yose Maria K.H.
Date Deposited: 14 Jan 2026 02:04
Last Modified: 14 Jan 2026 02:04
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45553

Actions (login required)

View Item View Item