Studi Kasus Resiliensi Pada Ibu yang Memiliki Dua Anak Berkebutuhan Khusus (Slow Learner dan Down Syndrome)

Gunawan, Santi Lintani (2025) Studi Kasus Resiliensi Pada Ibu yang Memiliki Dua Anak Berkebutuhan Khusus (Slow Learner dan Down Syndrome). Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (294kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (362kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (284kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (665kB) | Request a copy

Abstract

Ibu yang memiliki lebih dari satu anak berkebutuhan khusus menghadapi tuntutan pengasuhan yang kompleks dan berlapis, baik secara emosional, fisik, maupun sosial. Informan utama dalam penelitian ini adalah seorang ibu yang memiliki dua anak berkebutuhan khusus, dengan anak pertama mengalami hambatan belajar (slow learner) dan anak kedua didiagnosis down syndrome disertai kondisi medis yang memerlukan perawatan intensif. Kondisi tersebut menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi agar ibu tetap mampu menjalankan fungsi pengasuhan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses terbentuknya resiliensi pada ibu yang memiliki dua anak berkebutuhan khusus, yaitu slow learner dan down syndrome. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Grand theory yang digunakan adalah teori resiliensi, khususnya konsep proses resiliensi menurut Hendriani dan aspek resiliensi menurut Reivich dan Shatté. Informan lain yang dapat mendukung data dari informan utama adalah teman sekomunitas dan tenaga kesehatan yang mendampingi perkembangan anak. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses terbentuknya resiliensi ibu berlangsung secara dinamis dan tidak linear. Proses resiliensi berkembang melalui empat fase, yaitu fase stres, fase rekonstruksi diri, fase penguatan, dan fase resilien. Ibu menunjukkan kemampuan adaptasi yang berbeda pada masing-masing anak, dengan prioritas pengasuhan yang lebih besar pada anak dengan down syndrome karena kondisi kesehatannya yang lebih rentan. Meskipun menghadapi keterbatasan dukungan pasangan, ibu tetap mampu mempertahankan fungsi pengasuhan melalui pemanfaatan sumber daya internal, dukungan sosial, serta pemaknaan terhadap peran keibuannya. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa resiliensi ibu merupakan proses adaptif yang terus berlangsung dan dipengaruhi oleh konteks pengasuhan serta dinamika keluarga.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Psikologi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Prasetyo, Eli
NIDN0726068203
eliprasetyo@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: resiliensi ibu, anak berkebutuhan khusus, slow learner, down syndrome
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Santi Lintani Gunawan
Date Deposited: 13 Jan 2026 05:12
Last Modified: 13 Jan 2026 05:12
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45510

Actions (login required)

View Item View Item