Keisha, Dea Abigael Melanie (2025) Makna free papua movement dalam perspektif emotional message oleh mahasiswa Papua di Indonesia. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Preview |
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text (BAB 1)
Bab I Skripsi.pdf Download (274kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (369kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (176kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (685kB) | Request a copy |
|
Preview |
Text (BAB 5)
Bab V.pdf Download (205kB) | Preview |
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (605kB) | Request a copy |
Abstract
Mahasiswa Papua memanfaatkan komunitas kampus dan media sosial sebagai ruang untuk berdiskusi dan berbagi informasi seputar Free Papua Movement. Melalui interaksi ini, mereka tidak hanya menyampaikan pengalaman dan pandangan, tetapi juga membentuk pemahaman kolektif terhadap isu politik dan sejarah Papua. Penelitian ini bertujuan menahami bagaimana mahasiswa Papua memaknai Free Papua Movement melalui pengalaman emosional yang diekspresikan dalam komunitas mahasiswa dan media sosial dengan menggunakan perspektif Emotional Message. Teori Emotional Message oleh Susanne Hubner dan Anne bartch menjelaskan bahwa komunikasi bukan sekedar pertukaran informasi, melainkan juga pertukaran emosi yang saling mempengaruhi individu dan kelompok. Seluruh informasi yang diterima dalam penelitian akan dianalisis menggunakan metode penelitian fenomenologi dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada empat narasumber. Hasil wawancara menunjukan bahwa Free Papua Movement dimaknai bukan hanya sekedar gerakan politik tetapi kontruksi emosional yang terbentuk dari rentetan pengalaman di komunitas mahasiswa dan media sosial. Free Papua Movement dilihat sebagai upaya mendapatkan keadilan, closure janji kemerdekaan, tanda kepedulian, dan kebanggaan atas identitas bangsa Papua. Akan tetapi pandangan mahasiswa Papua memiliki keberagaman dari perbedaan pengalaman yang dialami. Di sisi lain Free Papua Movement dianggap sebagai upaya pelepasan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berpotensi memecahbelah negara. Dengan demikian, pemaknaan FPM bagi mahasiswa Papua merupakan proses dinamis yang dibentuk oleh pesan emosional yang terus beredar dan dinegosiasikan dalam ruang sosial mereka.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Ilmu Komunikasi |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Krisdinanto, Nanang NIDN0726126602 nangkris@ukwms.ac.id Thesis advisor Apul, Merlina Maria Barbara NIDN0706069204 merlina.maria@ukwms.ac.id |
| Uncontrolled Keywords: | Emotional message, mahasiswa Papua, free Papua movement, fenomenologi |
| Subjects: | Communication Science |
| Divisions: | Faculty of Communication Science > Communication Science Study Program |
| Depositing User: | Dea Abigael Melanie Keisha |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 09:18 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 09:18 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45227 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

