Nathalie, Celine (2025) Representasi kekerasan siber (cyber violence) dalam serial "True Stalker" 2024. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Preview |
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK rev.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text (BAB 1)
Text (BAB 1).pdf Download (371kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
Text (BAB 2).pdf Restricted to Registered users only Download (298kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
Text (BAB 3).pdf Restricted to Registered users only Download (263kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4 rev.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
Preview |
Text (BAB 5)
BAB 5 rev.pdf Download (462kB) | Preview |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN REV.pdf Restricted to Registered users only Download (19MB) | Request a copy |
Abstract
Serial True Stalker (2024) merepresentasikan kekerasan siber yang secara eksplisit menampilkan berbagai bentuk kekerasan siber secara kompleks dan relevan dengan fenomena digital masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menganalisis bagaimana kekerasan siber yang digambarkan dalam serial tersebut mencerminkan dengan kasus kekerasan siber saat ini. Analisis dilakukan menggunakan teori Semiotika Charles Sanders Peirce, yang terdiri dari tiga komponen utama yaitu: ikon, indeks, dan simbol, dan untuk menemukan bagaimana tanda-tanda tersebut membentuk representasi kekerasan siber sebagai isu sosial yang ada. Kekerasan siber sangat berhubungan dengan privasi sehingga aksi teror ini tidak tergolong ringan. Representasi ini memperlihatkan bagaimana kekerasan siber terjadi karena beberapa faktor utama, yaitu obsesi yang berujung mengontrol korban, bentuk normalisasi kekerasan siber, dan kekuasaan dari media sosial. Selain itu, serial ini juga menunjukkan bagaimana lingkungan sosial turut berperan aktif dalam menormalkan tindakan kekerasan siber melalui sikap toleran, serta anggapan bahwa pelanggaran privasi di dunia maya bukanlah ancaman serius. Hasil analisis menunjukkan bahwa serial True Stalker (2024) tidak hanya menampilkan bentuk kekerasan siber sebagai suatu fenomena kriminal semata, namun sebagai bentuk refleksi dari budaya digital yang semakin kompleks, di mana batasan antara privasi dengan keterbukaan informasi menjadi semakin kabur.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Ilmu Komunikasi |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Widyaningrum, Anastasia Yuni NIDN0701067803 UNSPECIFIED Thesis advisor Hartiana, Theresia Intan Putri NIDN0725058704 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Representasi, kekerasan siber, semiotika peirce, normalisasi, privasi. |
| Subjects: | Communication Science |
| Divisions: | Faculty of Communication Science > Communication Science Study Program |
| Depositing User: | Celine Nathalie Sucahyo |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 01:41 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 01:41 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45194 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

