Mulyono, Joseph Mahatma Dhani (2025) Maskulinitas Hegemonik sebagai Panoptikon dalam Film The Whale (2022) (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough). Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Preview |
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (952kB) | Preview |
Preview |
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (233kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (344kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (279kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (742kB) | Request a copy |
|
Preview |
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Download (194kB) | Preview |
|
Text ((LAMPIRAN))
(LAMPIRAN).pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) | Request a copy |
Abstract
Representasi maskulinitas dalam film bekerja melalui norma sosial yang tidak selalu tampil secara eksplisit, tetapi hadir dalam bentuk pengawasan dan pendisiplinan yang dinormalisasi. Film The Whale (2022) menghadirkan gambaran maskulinitas yang berkaitan erat dengan tubuh, emosi, dan relasi sosial dalam kerangka nilai maskulinitas yang dominan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana wacana maskulinitas hegemonik berorperasi sebagai bentuk panoptikon dalam film The Whale (2022), serta bagaimana mekanisme tersebut bekerja melalui representasi dalam dimensi teks, praktik diskursif, dan praksis sosiokultural. Penelitian ini menggunakan konsep panoptikon Foucault dan maskulinitas hegemonik sebagai landasan teoritis, yang dipahami melaluo perspektif Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough, yang mencakup analisis pada dimensi teks, praktik diskursif, dan praksis sosiokultural terhadap film The Whale (2022). Temuan penelitian menunjukkan bahwa maskulinitas hegemonik direpresentasikan sebagai mekanisme pengawasan simbolik yang bekerja secara internal melalui proses normalisasi nilai dan pendisiplinan diri. Pengawasan tersebut tidak bergantung pada kontrol eksternal, melainkan bekerja melalui kesadaran individu terhadap standar maskulinitas yang dominan. Praktik diskursif yang melingkupi film juga membentuk cara pandang terhadap tubuh dan identitas laki-laki. Pada dimensi praksis sosiokultural, wacana tersebut hadir dalam kehidupan sosial dan institusional yang lebih luas. Dengan demikian, maskulinitas hegemonik sebagai panoptikon bekerja pada dimensi teks, praktik diskursif, dan praksis sosiokulutral, serta juga turut mempengaruhi cara individu memaknai identitas dan tubuhnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Ilmu Komunikasi |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Widyaningrum, Anastasia Yuni NIDN0701067803 anastasia_widya@ukwms.ac.id Thesis advisor Krisdinanto, Nanang NIDN0726126602 nangkris@ukwms.ac.id |
| Uncontrolled Keywords: | Maskulinitas hegemonik, panoptikon, representasi tubuh laki-laki, analisis wacana kritis, the whale (2022) |
| Subjects: | Communication Science |
| Divisions: | Faculty of Communication Science > Communication Science Study Program |
| Depositing User: | Joseph Mahatma Dhani Mulyono |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 05:38 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 05:38 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45077 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

