Paradoks misogynoir di balik narasi emansipasi perempuan kulit hitam: analisis semiotika pada film Hidden Figures (2016) dan What Men Want (2019) dalam perspektif black feminism

Kirana, Sabina Michelle (2025) Paradoks misogynoir di balik narasi emansipasi perempuan kulit hitam: analisis semiotika pada film Hidden Figures (2016) dan What Men Want (2019) dalam perspektif black feminism. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (701kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (307kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (192kB) | Preview

Abstract

Film Hollywood masih mereproduksi praktik misogynoir di balik narasi emansipasi perempuan kulit hitam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interseksionalitas ras, kelas, dan gender pada perempuan kulit hitam berdasarkan perspektif black feminism dalam dua konteks waktu berbeda, yakni era segregasi rasial di film Hidden Figures (2016) dan era kontemporer di film What Men Want (2019). Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan analisis semiotika John Fiske yang mengkaji kode-kode sosial melalui level realitas, representasi, dan ideologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interseksionalitas ras, kelas, dan gender muncul dalam praktik misogynoir yang membingkai perempuan kulit hitam ke dalam stereotipe diskriminatif seperti Mammy, Jezebel, dan Sapphire. Dalam hal mobilitas karier, kedua film merepresentasikan perempuan kulit hitam sebagai subjek yang terhambat oleh rasisme sistemik dan hegemoni maskulinitas yang memandang ambisi mereka sebagai ancaman. Selain itu, temuan ini menegaskan bahwa perempuan kulit hitam turut berhadapan dengan internalisasi nilai patriarki yang direproduksi oleh laki-laki kulit hitam, baik di ruang domestik maupun profesional. Meskipun kedua film diproduksi pasca-gerakan anti-rasisme, representasi yang ditampilkan menunjukkan bahwa interseksionalitas ras, kelas, dan gender pada perempuan kulit hitam berdasarkan perspektif black feminism masih menjadi masalah struktural yang terus direproduksi oleh film Hollywood.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Ilmu Komunikasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Krisdinanto, Nanang
NIDN0726126602
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Widyaningrum, Anastasia Yuni
NIDN0701067803
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Black feminism, interseksionalitas, misogynoir, semiotika John Fiske
Subjects: Communication Science
Divisions: Faculty of Communication Science > Communication Science Study Program
Depositing User: Sabina Michelle Kirana
Date Deposited: 07 Jan 2026 05:43
Last Modified: 07 Jan 2026 05:43
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45074

Actions (login required)

View Item View Item