Perbedaan resiliensi pada emerging adulthood ditinjau dari keterlibatan dalam komunitas gereja pada umat kristen Surabaya

Widjojo, Yulia (2025) Perbedaan resiliensi pada emerging adulthood ditinjau dari keterlibatan dalam komunitas gereja pada umat kristen Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (918kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (339kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (316kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (430kB)
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (440kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat resiliensi pada individu yang berada pada tahap emerging adulthood ditinjau dari keterlibatan dalam komunitas sel gereja pada umat Kristen di Kota Surabaya. Resiliensi didefinisikan sebagai kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan berkembang ketika menghadapi kesulitan hidup. Keterlibatan dalam komunitas sel gereja diartikan sebagai partisipasi aktif individu dalam kelompok kecil gereja yang berfungsi sebagai sarana pembelajaran rohani, dukungan sosial, dan pengembangan potensi diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan pendekatan non-parametric test yaitu Mann-Whitney U Test. Subjek penelitian adalah umat Kristen berusia 18–29 tahun yang berdomisili di Surabaya dengan jumlah total responden 571 orang, terdiri atas 357 responden yang terlibat dalam komunitas sel gereja dan 214 responden yang tidak terlibat. Alat ukur yang digunakan adalah Connor-Davidson Resilience Scale 25 (CD-RISC 25). Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada resiliensi ditinjau dari keterlibatan dalam komunitas sel gereja. Nilai rata-rata resiliensi pada individu yang terlibat dalam komunitas sel gereja adalah 77.74, sedangkan pada individu yang tidak terlibat adalah 60.54. Temuan ini menunjukkan bahwa umat Kristen emerging adulthood yang aktif dalam komunitas sel gereja memiliki tingkat resiliensi yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak aktif. Hal ini dapat disebabkan oleh dukungan sosial, aktivitas spiritual, serta interaksi positif dalam komunitas sel yang memperkuat aspek-aspek resiliensi seperti kompetensi personal, percaya pada orang lain, penerimaan positif pada perubahan, kontrol diri, dan spiritualitas.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Psikologi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Susilo, Dicky
NIDN0718067904
susilo_dicky@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: Resiliensi, emerging adulthood, komunitas sel gereja
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Yulia Yunita Widjojo
Date Deposited: 07 Jan 2026 09:13
Last Modified: 07 Jan 2026 09:13
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/44982

Actions (login required)

View Item View Item