Onterda, Yuki Florentina (2026) Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun leilem (Clerodendrum minahassae) terhadap bakteri salmonella typhi dengan metode difusi. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_FLORENTINA YUKI ONTERDA_2443022198 2.pdf Download (472kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1_FLORENTINA YUKI ONTERDA_2443022198.pdf Download (314kB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2_FLORENTINA YUKI ONTERDA_2443022198.pdf Restricted to Registered users only Download (371kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3_FLORENTINA YUKI ONTERDA_2443022198.pdf Restricted to Registered users only Download (416kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4_FLORENTINA YUKI ONTERDA_2443022198.pdf Restricted to Registered users only Download (356kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5_FLORENTINA YUKI ONTERDA_2443022198.pdf Download (308kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN_FLORENTINA YUKI ONTERDA_2443022198.pdf Restricted to Registered users only Download (436kB) | Request a copy |
Abstract
Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan ditandai dengan gejala utama berupa demam. Pengobatan demam tifoid umumnya menggunakan antibiotik. Diperlukan pencarian sumber antibakteri alternatif yang berasal dari bahan alam. Tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri adalah daun leilem (Clerodendrum minahassae). Tanaman ini diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun leilem terhadap Salmonella typhi serta mengidentifikasi golongan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak daun leilem. Pada penelitian ini, daun leilem diekstraksi menggunakan pelarut etanol 96% untuk memperoleh ekstrak kental kemudian dianalisis kandungan senyawa metabolit sekundernya menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Aktivitas antibakteri ekstrak diuji terhadap Salmonella typhi dengan metode difusi sumuran melalui pengukuran diameter daerah hambat pertumbuhan (DHP). Hasil pengujian ekstrak daun leilem pada konsentrasi 30%, 40%, dan 50% mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dengan rata-rata diameter zona hambat berturut-turut 7,08±0,29mm, 9,17±0,52mm, 10,75±0,25mm. Aktivitas penghambatan terbesar diperoleh pada konsentrasi 50% dengan diameter zona hambat maksimum mencapai 10,75 mm. Hasil identifikasi senyawa metabolit sekunder menunjukkan bahwa ekstrak daun leilem mengandung golongan senyawa flavonoid, tanin, alkaloid, steroid, yang berperan dalam aktivitas antibakteri yang dihasilkan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Farmasi |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Soegianto, Lisa NIDN0729017401 UNSPECIFIED Thesis advisor Marito, Shinta NIDN0704089101 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Daun leilem, clerodendrum minahassae, salmonella typhi, aktivitas antibakteri, metabolit sekunder |
| Subjects: | Pharmacy |
| Divisions: | Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program |
| Depositing User: | Florentina Yuki Onterda |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 05:59 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 05:59 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/47285 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

