Putri, Trieska Cindy Oktaviani (2026) Uji aktivitas In vitro penghambatan denaturasi albumin dari ekstrak dan fraksi Kayu bajakah kalalawit (uncaria gambir (W. Hunter) Roxb.). Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (595kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (84kB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (347kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Download (210kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (243kB) | Request a copy |
Abstract
Inflamasi merupakan respons tubuh terhadap kerusakan jaringan, infeksi, atau iritasi, tetapi inflamasi berlebih dapat menyebabkan penyakit degeneratif. Penggunaan obat antiinflamasi sintetis seperti NSAID dapat menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif bahan alam. Bajakah Kalalawit (Uncaria gambir (W. Hunter) Roxb.) berpotensi sebagai agen antiinflamasi karena mengandung senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan mengetahui profil senyawa bioaktif dan aktivitas antiinflamasi ekstrak serta fraksi Bajakah Kalalawit secara in vitro melalui metode penghambatan denaturasi albumin.Simplisia akar Bajakah Kalalawit diekstraksi dengan etanol 70% menggunakan metode sonikasi, kemudian difraksinasi menggunakan n-heksana, etil asetat, dan air. Identifikasi senyawa dilakukan dengan KLT, sedangkan aktivitas antiinflamasi diuji melalui penghambatan denaturasi BSA pada konsentrasi 0,7; 10; dan 100 ppm. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 77,7%. KLT menunjukkan adanya flavonoid, fenolik/tanin, alkaloid, dan terpenoid. Ekstrak memiliki aktivitas inhibisi pada rentang 22,96-45,10%, sedangkan fraksi etil asetat pada 12,54-46,86%, fraksi n-heksan pada 9,05-18,51% dan fraksi air pada 22,61-39,25%. Diantara ekstrak dan fraksi terdapat aktivitas tertinggi pada fraksi etil asetat konsentrasi 0,7 ppm sebesar 46,86%. Sementara aspirin dan rutin pada rentang 15,91-36,97% dan 19,83-37,24%. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak dan fraksi Bajakah Kalalawit berpotensi dikembangkan sebagai sumber antiinflamasi alami.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Farmasi |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Ervina, Martha NIDN0717027401 martha.pharm@ukwms.ac.id Thesis advisor Caroline, Catherine NIDN0714047602 Caroline@ukwms.ac.id |
| Uncontrolled Keywords: | Bajakah Kalalawit, antiinflamasi, denaturasi albumin, BSA, KLT |
| Subjects: | Pharmacy |
| Divisions: | Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program |
| Depositing User: | Trieska Cindy O. P Trieska Cindy O. P |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 05:32 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 05:32 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/47139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

