Representasi diskriminasi kulit hitam dalam film Two Distant Strangers (2020)

Dharyanto, Michael Kay (2026) Representasi diskriminasi kulit hitam dalam film Two Distant Strangers (2020). Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK (2).pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (246kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (232kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (834kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (185kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (101kB) | Request a copy

Abstract

Representasi Diskriminasi Kulit Hitam dalam Film Two Distant Strangers (2020). Diskriminasi rasial terhadap komunitas kulit hitam di Amerika Serikat merupakan fenomena sistemik yang telah mengakar sejak era perbudakan abad ke-17 dan terus berlanjut dalam berbagai bentuk kontemporer, termasuk kekerasan aparat kepolisian. Peristiwa-peristiwa seperti kematian George Floyd (2020), Eric Garner (2014), dan banyak korban lainnya memperlihatkan bahwa pola diskriminasi rasial dalam sistem penegakan hukum bersifat struktural dan berulang. Film Two Distant Strangers (2020) karya Travon Free hadir sebagai respons artistik terhadap realitas tersebut, menggunakan konsep time loop untuk merepresentasikan siklus kekerasan rasial yang dialami komunitas kulit hitam secara berulang dan tak terhindarkan meraih penghargaan Oscar untuk kategori Best Live Action Short Film pada 93rd Academy Awards.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana diskriminasi rasial terhadap komunitas kulit hitam direpresentasikan dalam film Two Distant Strangers (2020). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode semiotika Charles Sanders Peirce, yang menganalisis tanda-tanda diskriminasi rasial melalui tiga elemen: ikon, indeks, dan simbol, yang kemudian didalami melalui segitiga makna (sign, object, interpretant). Unit analisis mencakup scene-scene yang mengandung tindak diskriminasi rasial dalam bentuk verbal meliputi dialog, perintah, dan pernyataan yang merendahkan serta non-verbal, yang mencakup kekerasan fisik, penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat, dan ancaman menggunakan senjata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskriminasi rasial yang direpresentasikan dalam film Two Distant Strangers (2020) bukan merupakan tindakan individual yang bersifat kebetulan, melainkan cerminan dari sistem kontrol rasial yang tertanam secara institusional dalam kehidupan komunitas kulit hitam di Amerika Serikat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Ilmu Komunikasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Yuliastuti, Maria
NIDN0707078607
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Hartiana, Theresia Intan Putri
NIDN0725058704
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Diskriminasi Rasial, Representasi, Film, Semiotika, Charles Sanders Peirce, Two Distant Strangers, Police Brutality, Kulit Hitam, Amerika Serikat
Subjects: Communication Science
Divisions: Faculty of Communication Science
Depositing User: Michael Kay Dharyanto
Date Deposited: 01 Jul 2026 04:45
Last Modified: 01 Jul 2026 04:45
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/46729

Actions (login required)

View Item View Item