Hubungan antara dukungan emosional dengan perilaku menyakiti diri(Self-injury) pada pengguna media sosial twitter

Prasetyo, Maria Putri and Engry, Agustina (2023) Hubungan antara dukungan emosional dengan perilaku menyakiti diri(Self-injury) pada pengguna media sosial twitter. Psychopreneur Journal, 7 (2). pp. 89-97. ISSN 2598-6503

[thumbnail of Hubungan antara dukungan emosional dengan perilaku menyakiti diri (Self-injury) pada pengguna media sosial twitter]
Preview
Text (Hubungan antara dukungan emosional dengan perilaku menyakiti diri (Self-injury) pada pengguna media sosial twitter)
Revisi Artikel Artikel Hubungan antara Dukungan Emosional dengan Perilaku Menyakiti Diri (Self-injury) pada Pengguna Media Sosial Twitter.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Self-injury merupakan perilaku menyakiti bagian tubuhnya tertentu secara sengaja dan sadar untuk menyalurkan rasa sakit secara emosional tanpa ada keinginan untuk mengakhiri hidupnya. Pelaku self-injury cenderung menutupi perilaku ini karena merasa takut dilabeli sebagai individu yang sedang mencari perhatian oleh orang sekitar. Perilaku self-injury yang awalnya ditutupi, nyatanya sekarang ini mulai dipertunjukan ke khalayak ramai. Salah satunya melalui media sosial twitter. Fenomena ini mengindikasikan bahwa pelaku self-injury membutuhkan dukungan emosional dari orang lain. Hipotesis penelitian ini adalah adanya hubungan antara dukungan emosional dengan perilaku self-injury pada pengguna media sosial Twitter. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Alat ukur self-injury menggunakan Self-Harm Inventory yang diterjemahkan oleh Kusumadewi, dkk., (2019), sedangkan alat ukur dukungan emosional disusun oleh peneliti berdasarkan teori Cobb (1976). Partisipan penelitian ini sejumlah 224 orang. Teknik analisa data menggunkan uji korelasi Kendall’s Tau-b. Hasil analisa data mendapatkan nilai sig sebesar 0,000 p ≤0,05 yang artinya ada hubungan signifikan antara dukungan emosional dengan perilaku self-injury pada pengguna media sosial twitter. Koefisien korelasi sebesar -0,499 yang berarti semakin meningkatnya dukungan emosi, maka semakin menurun perilaku self-injury.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: self-injury, dukungan emosional, twitter.
Subjects: Psychology
Divisions: Journal Publication
Depositing User: Agustina Engry
Date Deposited: 10 Feb 2026 05:17
Last Modified: 10 Feb 2026 05:17
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/46317

Actions (login required)

View Item View Item