Pradana, Fransiskus Gilang Agcira (2025) Rasionalitas komunikatif menurut Jürgen Habermas dalam bab I buku the theory of communicative action vol.1. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Preview |
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (454kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (413kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (652kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (484kB) | Request a copy |
Abstract
Skripsi ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan penulis terhadap maraknya aksi protes dan kritik masyarakat Indonesia terhadap kebijakan pemerintah. Kebijakan pemerintah yang seharusnya dibuat untuk kemajuan bangsa serta kesejahteraan justru membebani masyarakat. Masyarakat menilai bahwa kebijakan pemerintah terkesan dibuat secara terburu-buru dan tidak menunjukkan keberpihakan kepada mereka. Lebih penting dari itu, masyarakat menilai bahwa pemerintah kurang optimal dalam melakukan upaya sosialisasi kebijakan yang hendaknya juga melibatkan masyarakat itu sendiri. Dampaknya adalah, kebijakan pemerintah selalu menimbulkan polemik dan sering mendapat penolakan dari masyarakat. Berdasarkan latar belakang situasi yang terjadi di Indonesia tersebut, penulis melihat bahwa pentingnya pemerintah untuk melakukan sosialisasi kebijakan terhadap masyarakat melalui sebuah forum. Jika kebijakan tersebut terbentuk tanpa adanya suatu dialog atau komunikasi (sosialisasi) yang setara sebelumnya, maka dapat diindikasikan bahwa pemerintah menggunakan kekuasaannya sebagai alat untuk mengintervensi masyarakat agar tetap tunduk pada kebijakannya, meskipun kebijakan tersebut mengandung kontroversi. Kekuasaan sebagai alat ini merupakan sebagian kecil contoh dari apa yang disebut dengan rasionalitas instrumental. Rasionalitas instrumental inilah yang dahulu menjadi kritik dari Jürgen Habermas dalam membangun gagasan baru yakni rasionalitas komunikatif. Rasionalitas komunikatif yang dimaksud Habermas adalah bagaimana subjek yang berbicara dapat menyampaikan suatu pernyataan dalam sebuah diskusi berdasarkan fakta-fakta yang dialami, kemudian fakta tersebut dapat dipertanggungjawabkan kesahihannya apabila mendapat kritik dari peserta diskusi yang lain. Gagasan rasionalitas komunikatif ini cukup efektif diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam sebuah forum diskusi, khususnya dalam menentukan suatu kebijakan bersama. Gagasan ini juga dapat menghindari upaya seseorang untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi dengan power atau kekuasaan sebagai alat untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan rasionalitas komunikatif setiap individu diajak untuk menyampaikan pendapat atau menyampaikan kepentingan-kepentingan yang dibutuhkan melalui diskusi rasional untuk mencapai saling pengertian dan kehidupan bersama yang lebih baik. Penulis melihat pentingnya untuk menggunakan gagasan rasionalitas komunikatif sebagai langkah untuk membangun sosialisasi antara pemerintah dengan masyarakat dalam menentukan suatu kebijakan demi kemajuan Indonesia. Berangkat dari persoalan tersebut, penulis ingin mengetahui dan memahami konsep rasionalitas komunikatif menurut Jürgen Habermas dalam karyanya The Theory of Communicative Action. Rumusan masalah yang ingin dijawab dalam penulisan skripsi ini ialah untuk mengetahui gagasan rasionalitas komunikatif menurut Jürgen Habermas dalam buku The Theory of Communicative Action buku jilid pertama serta relevansinya untuk mengatasi permasalahan sosial-politik di masyarakat. Penelitian ini merupakan penilitian kualitatif dengan studi pustaka melalui metode interpretasi teks karya dari Jurgen Habermas yang berjudul The Theory of Communicative Action. Karya tersebut menjadi sumber primer bagi penulis dalam melakukan penelitian kualitatif, hal ini juga didukung dengan sumber sekunder dari buku-buku lainnya. Adapun tujuan penelitian skripsi ini adalah untuk memahami dan memperdalam rasionalitas komunikatif menurut Jürgen Habermas dalam karya The Theory of Communicative Action serta memenuhi syarat kelulusan Strata Satu (S1) di Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa Habermas berupaya memecahkan persoalan sosial dalam masyarakat dengan metode rasionalitas komunikatif. Sebagai filsuf yang berfokus pada ilmu-ilmu sosial, Habermas mengembangkan pengetahuan tentang komunikasi yang menjadi dasar bagi masyarakat dalam hidup bersama. Rasionalitas komunikatif menghindarkan individu dari kecenderungan untuk mereduksi relasi yang hanya digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuannya. Rasionalitas komunikatif membawa individu kepada relasi yang intersubjektif. Relasi intersubjektif menjadikan individu lebih bebas dan terbuka dalam berkomunikasi. Maka dari itu, penting bagi penulis untuk mengupas gagasan ini agar suatu saat dapat memberi wawasan kepada pemrintah dan masyarakat untuk mengetahui gagasan tentang rasionalitas komunikatif, sehingga selanjutnya mereka dapat membangun dialog yang bebas dan setara, khususnya dalam menentukan kebijakan yang mengarah pada cita-cita mulia Bangsa Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Filsafat |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Ryadi, Agustinus NIDN0708086401 ryadi@ukwms.ac.id |
| Uncontrolled Keywords: | Rasionalitas komunikatif, rasionalitas instrumental, komunikasi intersubjektif, dunia kehidupan, sosialisasi kebijakan. |
| Subjects: | Philosophy |
| Divisions: | Faculty of Philosophy > Philosophy Science Study Program |
| Depositing User: | Fransiskus Gilang Agcira Pradana |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:32 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:32 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45865 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

