Uji daya antiglikasi asam amino sistein dengan metode enzimatik menggunakan glukometer

Mantur, Natasya Sulastri (2025) Uji daya antiglikasi asam amino sistein dengan metode enzimatik menggunakan glukometer. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (683kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (253kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (399kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (282kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (291kB) | Request a copy

Abstract

Glikasi merupakan reaksi non enzimatik antara glukosa dan gugus amino protein yang menghasilkan Advanced Glycation End Products (AGEs), suatu senyawa yang berperan dalam perkembangan komplikasi diabetes serta penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesesuaian metode sebagai alat analisis aktivitas antiglikasi terhadap asam amino sistein. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan tiga kelompok sampel, yaitu larutan kontrol (glukosa + buffer), larutan pembanding aminoguanidin sebagai kontrol positif, dan larutan uji asam amino sistein. Pengukuran kadar glukosa dilakukan pada hari ke-0, 7, 14, 21, dan 28 menggunakan glukometer One Touch Ultra Plus Flex setelah sampel diinkubasi dan diencerkan sesuai prosedur. Hasil menunjukkan bahwa aminoguanidin mengalami penurunan kadar glukosa yang konsisten hingga hari ke-28, dengan perbedaan rata yang bermakna secara statistik. Sebaliknya, asam amino sistein tidak menunjukkan penurunan kadar glukosa, bahkan terjadi peningkatan kadar glukosa, yang mengindikasikan tidak adanya aktivitas antiglikasi dalam kondisi pengujian ini. Peningkatan kadar glukosa pada sistein diduga berkaitan dengan oksidasi sistein, kondisi lingkungan, atau interferensi pengukuran yang dapat memengaruhi hasil pengujian. Analisis statistik menggunakan independent t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan dengan interval kepercayaan 95%. Dengan demikian, metode enzimatik menggunakan glukometer dapat digunakan untuk mendeteksi aktivitas antiglikasi, namun asam amino sistein tidak menunjukkan aktivitas antiglikasi dibandingkan aminoguanidin.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Hartanti, Lanny
NIDN0730087801
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Setiawan, Henry
NIDN0721027101
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Antiglikasi, Sistein, Glukometer, AGEs, Aminoguanidin
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: NATASYA SULASTRI M.
Date Deposited: 19 Jan 2026 02:46
Last Modified: 19 Jan 2026 02:46
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45711

Actions (login required)

View Item View Item