Alberto, Bianca Lyssandra (2025) Pengaruh kombinasi asam galat dan klindamisin sebagai antibiofilm terhadap bakteri staphylococcus aureus ATCC 6538. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Preview |
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (622kB) | Preview |
Preview |
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (284kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (647kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (383kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (584kB) | Request a copy |
|
Preview |
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Download (276kB) | Preview |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (641kB) | Request a copy |
Abstract
Infeksi kulit yang disebabkan Staphylococcus aureus semakin sulit ditangani karena tingginya resistensi antibiotik serta kemampuan bakteri membentuk biofilm, yang memicu kegagalan terapi konvensional. Kajian pustaka menunjukkan bahwa klindamisin bekerja sebagai penghambat sintesis protein, sedangkan asam galat merupakan senyawa polifenol yang mampu merusak membran sel dan menekan produksi matriks biofilm. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibiofilm kombinasi klindamisin dan asam galat terhadap S. aureus ATCC 6538 dibandingkan penggunaan tunggal. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan uji mikrodilusi pada microplate 96-well menggunakan media Mueller Hinton Broth + glukosa 2%. Pembentukan biofilm dianalisis melalui pewarnaan crystal violet 0,1% dan pembacaan nilai Optical Density pada panjang gelombang 599 nm. Data diolah untuk menentukan persentase penghambatan, nilai MBIC₅₀, serta indeks FBICi untuk melihat interaksi kedua senyawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi klindamisin dan asam galat memberikan persentase penghambatan biofilm lebih tinggi dibandingkan pemberian tunggal. Nilai MBIC₅₀ kombinasi lebih kecil daripada masing-masing senyawa, menandakan peningkatan efektivitas. Analisis FBICi menunjukkan interaksi aditif yang memperkuat kemampuan keduanya dalam menghambat pembentukan biofilm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kombinasi klindamisin dan asam galat berpotensi menjadi strategi alternatif untuk mengatasi infeksi akibat S. aureus pembentuk biofilm.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Farmasi |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Soegianto, Lisa NIDN0729017401 lisa-s@ukwms.ac.id |
| Uncontrolled Keywords: | Klindamisin, Asam galat, Staphylococcus aureus ATCC 6538, Biofilm, Antibiofilm. |
| Subjects: | Pharmacy |
| Divisions: | Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program |
| Depositing User: | Bianca Lyssandra Alberto |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 04:16 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 04:16 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45628 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

