Widjaja, Claudia Sunshine (2025) Perbandingan efektivitas Botulinum Toxin terhadap keratin dahi Z.pada wanita generasi milenial dan generasi. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Preview |
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK 3-1-20.pdf Download (827kB) | Preview |
Preview |
Text (BAB 1)
BAB 1-2.pdf Download (105kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
BAB 2-2.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3-2.pdf Restricted to Registered users only Download (590kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4-2.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5-2.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6)
BAB 6-2.pdf Restricted to Registered users only Download (116kB) | Request a copy |
|
Preview |
Text (BAB 7)
BAB 7-2.pdf Download (152kB) | Preview |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN-2.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Kerutan dahi merupakan salah satu manifestasi penuaan wajah yang sering menjadi keluhan estetika pada berbagai kelompok usia. Botulinum toxin telah terbukti efektif dalam mengurangi kerutan dinamis, namun perbedaan efektivitasnya berdasarkan kelompok generasi usia, khususnya antara Generasi Z dan Generasi Milenial, masih belum banyak diteliti. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pemberian Botulinum toxin terhadap perbaikan kerutan dahi pada wanita Generasi Z dan Generasi Milenial. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimental dengan pendekatan pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 orang yang terdiri atas 10 wanita Generasi Z dan 10 wanita Generasi Milenial. Seluruh subjek diberikan injeksi Botulinum toxin pada area dahi dengan dosis yang seragam. Penilaian derajat kerutan dilakukan menggunakan Merz Aesthetic Scale (MAS) sebelum dan setelah tindakan. Analisis statistik dalam kelompok dilakukan menggunakan uji Friedman, sedangkan perbandingan antar kelompok generasi dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan skor MAS setelah pemberian Botulinum toxin pada kedua kelompok generasi. Namun, hasil uji Mann–Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas yang bermakna secara statistik antara Generasi Z dan Generasi Milenial (p > 0,05). Kesimpulan: Efektivitas pemberian Botulinum toxin terhadap kerutan dahi pada wanita Generasi Z dan Generasi Milenial tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik. Hasil yang tidak bermakna ini kemungkinan dipengaruhi oleh ukuran sampel yang terbatas sehingga kekuatan penelitian menjadi kurang optimal. Penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Kedokteran |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Tandyono, Venny NIDN0714078806 vennytandyono@ukwms.ac.id Thesis advisor Oenarta, Eunice Geraldine 0 eunice@ukwms.ac.id |
| Uncontrolled Keywords: | Botulinum toxin, keratin dahi, Generali Z, Generasi Milenial, MAS |
| Subjects: | Medicine Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Medical Study Program |
| Depositing User: | Claudia Sunshine Widjaja |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 08:47 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 08:47 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45604 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

