Nirwanda, Egita Aurelius (2025) Optimasi kadar MC sebagai polimer dan PEG 400 sebagai plasticizer terhadap mutu fisik sediaan patch ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera). Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Preview |
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (614kB) | Preview |
Preview |
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (235kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (302kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (324kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (478kB) | Request a copy |
|
Preview |
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Download (248kB) | Preview |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Daun sembung (Blumea balsamifera) merupakan tanaman obat yang mengandung senyawa bioaktif, terutama flavonoid, dengan aktivitas antipiretik, antiinflamasi, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan konsentrasi metilselulosa (MC) sebagai polimer dan polietilen glikol (PEG) 400 sebagai plasticizer dalam formulasi patch transdermal yang mengandung ekstrak etanol daun sembung serta mengevaluasi pengaruh kedua komponen tersebut terhadap mutu fisik sediaan. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, sedangkan variasi formula disusun berdasarkan desain faktorial dua faktor. Evaluasi mutu fisik meliputi pemeriksaan organoleptis, ketebalan, keseragaman bobot, kadar air, pH permukaan, ketahanan lipat, tekstur permukaan, dan aerasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki penampakan visual yang baik, permukaan film halus dan bebas gelembung, ketebalan berkisar antara 0,63–0,68 mm, serta pH permukaan berada dalam rentang aman untuk penggunaan topikal. Peningkatan konsentrasi MC menghasilkan kadar air yang lebih rendah dan stabil, sedangkan PEG 400 berperan dalam meningkatkan elastisitas film. Analisis optimasi menggunakan perangkat lunak Design Expert versi 13 menunjukkan bahwa MC merupakan faktor dominan dalam menurunkan kadar air, sementara PEG 400 berkontribusi terhadap fleksibilitas sediaan. Formula optimum ditetapkan pada kombinasi MC 2,0% dan PEG 400 1,5% dengan prediksi respon ketebalan 0,683 mm, pH 5,527 dan kadar air 3,161%. Kombinasi tersebut dinilai paling sesuai untuk menghasilkan sediaan patch ekstrak etanol daun sembung dengan mutu fisik yang memenuhi persyaratan farmasetika.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Farmasi |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Widodo, Teguh NIDN0703096403 teguh_w@ukwms.ac.id Thesis advisor Prasetyo, Jefri NIDN0704049301 UNSPECIFIED |
| Uncontrolled Keywords: | Blumea balsamifera, Patch, Metil Selulosa, PEG 400 |
| Subjects: | Pharmacy |
| Divisions: | Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program |
| Depositing User: | Egita Aurelius Nirwanda |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 07:39 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 07:39 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45497 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

