Representasi cyber sexual harassment dalam film dokumenter "The Most Hated Man on the Internet"

Audy, Eunike Felicia Oktha (2025) Representasi cyber sexual harassment dalam film dokumenter "The Most Hated Man on the Internet". Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (669kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (311kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (230kB) | Preview

Abstract

Fenomena cyber sexual harassment (CSH) semakin meningkat seiring berkembangnya teknologi digital, terutama melalui praktik penyebaran konten intim tanpa persetujuan yang menempatkan perempuan pada posisi rentan. Kini kekerasan seksual tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga berlangsung aktif di ruang digital. Film dokumenter The Most Hated Man on the Internet menampilkan fenomena ini secara nyata melalui kisah para korbannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana CSH direpresentasikan dalam film dokumenter tersebut, yang berlandaskan teori Cyber Sexual Harassment dan konsep representasi untuk mengidentifikasi bentuk, pola, dan konstruksi makna kekerasan seksual digital dalam film, dan metode yang digunakan adalah analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menggambarkan CSH bukan sebagai kekerasan yang berdiri sendiri, malinkan kekerasan yang berkembang secara bertahap. Kekerasan dimulai dari pelanggaran ruang privat perempuan, kemudian berlanjut ke penyebaran konten intim tanpa persetujuan (NCII), yang memicu praktik lanjutan seperti sexting, spamming, doxing, cyberstalking, audience-based harassment, dan victim blaming. Dominasi kuasa dan objektifikasi tubuh perempuan menjadi kondisi awal yang memungkinkan kekerasan tersebut terus berlanjut. Sehingga dalam logika budaya digital, film ini memperlihatkan bahwa CSH diproses sebagai konten hiburan, sehingga pelecehan seksual tidak selalu tampil sebagai kejahatan, melainkan sebagai konsumsi publik yang dianggap wajar di ruang online.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Ilmu Komunikasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Fista, Merlina Maria Barbara
NIDN0706060204
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Apul, Brigitta Revia Sandy
NIDN0715108903
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Cyber Sexual Harassment, Semiotika Peirce, Representasi, Dokumenter
Subjects: Communication Science
Divisions: Faculty of Communication Science > Communication Science Study Program
Depositing User: EUNIKE FELICIA OKTHA AUDY
Date Deposited: 06 Jan 2026 08:09
Last Modified: 06 Jan 2026 08:09
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/45180

Actions (login required)

View Item View Item