Pengaruh beban kerja terhadap burnout pada freelancer Gen Z di industri kreatif yang bekerja dengan model work from anywhere

Gunawan, Felycia (2025) Pengaruh beban kerja terhadap burnout pada freelancer Gen Z di industri kreatif yang bekerja dengan model work from anywhere. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (4MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (305kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (363kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (441kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (8MB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Perubahan dinamika kerja di era digital telah mendorong munculnya sistem Work From Anywhere (WFA) yang banyak diminati oleh generasi Z, khususnya di industri kreatif. Sistem ini menawarkan fleksibilitas tinggi dan dianggap mampu mendukung keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Namun, di balik fleksibilitas tersebut, pekerja sering menghadapi beban kerja yang tinggi, batas waktu yang tidak menentu, serta tekanan untuk terus produktif dan berinovasi, yang dapat menimbulkan stres berkepanjangan dan berdampak pada burnout, yaitu kelelahan emosional, fisik, dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap burnout pada freelancer Generasi Z di industri kreatif yang bekerja dengan model WFA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi sederhana. Sebanyak 159 freelancer generasi Z berusia 18–30 tahun yang berdomisili di Jakarta, Bandung, dan Surabaya berpartisipasi melalui teknik purposive dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui Google Form menggunakan instrumen Maslach Trisni Burnout Inventory (M-TBI) dan NASA Task Load Index (NASA-TLX). Hasil analisis Bootstrapping menunjukkan nilai koefisien regresi (B) sebesar 1,164 dengan Sig. (2-tailed) < 0,001 (p < 0,01) serta BCa 95% Confidence Interval antara 0,914 hingga 1,392, yang menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara beban kerja dan burnout, di mana semakin tinggi beban kerja yang dirasakan, semakin tinggi pula tingkat burnout yang dialami oleh freelancer Generasi Z di industri kreatif dengan model kerja WFA.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Psikologi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Effendy, Nurlaila
NIDN0702026606
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: beban kerja, burnout, freelancer, generasi Z, work from anywhere
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Felycia Gunawan
Date Deposited: 08 Jan 2026 04:39
Last Modified: 08 Jan 2026 04:39
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/44934

Actions (login required)

View Item View Item