Prosiding seminar praktik keinsinyuran VIII : sinergi profesionalisme, etika, dan komunikasi inklusif dalam praktek keinsinyuran untuk mendukung keberlanjutan di era AI

Prathama, Yudhi Galih, Joewono, Andrew, Rachmadi, Anwar, Lourentius, Suratno, Kurniawan, Roy, Budianta, Tarsisius Dwi Wibawa, Chandra, Huki, Basuki, Basuki, Pramitasari, Retno Eka, Turmudzi, Imam, Parhusip, Andrew, Cahyanto, Rudy, Pranjoto, Hartono, Syaichu, Achmad, Kusdiana, Wawan, Kusuma, Cahya, Mukhlis, Mukhlis, Syahlan, Zainal, Ardiansyah, Ardiansyah, Pratisna, Pompy, Budiawan, Isma, Hidayat, Sutikno Wahyu, Kurniawan, Satria Putra, Muflihah, Nur, Pradhika, Raqih Arizona, Sitepu, Rasional, Syahlan, Zainal, Handayani, Miliani Satiti, Setiaji, Bambang, Saputra, Hendra Hadi, Hartanti, Lusia Permata Sari, Moejiono, Moejiono, Simatupang, Rama Syahputra, Prasetiyo, Hery, Chandra, Yanata, Gunawan, Herry, Chandra, Aucy, Mulyono, Julius, Nofandi, Faris, Khiyana, A’izzatul, Saputra, Hendra Hadi, Setiaji, Bambang, Wardana, Aditya Prasetya, Setiyadi, Johar, Amrulloh, Awal Wahyu, Santoso, Agus Iwan, Yulianto, Yulianto, Mayasari, Andhika, Wisnubroto, Suponco, Handoko, Siswo, Sasmita, Ginanjar Eka, Rofiq, Muhendra Ainur, Erwanto, Zulis, Hartanto, Endin Tri, Anggorowati, Adriana Anteng, Yusran, Yusran, Jansit, Alfian, Sundari, Titin, Darmawan, Arya Rizki, Ayal, Mansye Ronal, Laisina, Ritsabela, Taihuttu, Felix, Kempa, Meidy, Alia, Diana, Sari, Henna Nurdian, Arisusanty, Dian Junita, Tegar, Tegar, Taihuttu, Felix, Pratisna, Pompy, Ika, Aris Tri, Ramdhan, Taufik, Wahid, Rega Ardiyansyah, Sahiri, Erpan, Ardiansyah, Tegar Putra, Sianturi, Intan, Nugraha, Bugi, Rakhman, Rizqi Aini, Devinta, Putri Shafira, Herlambang, Sri Mulyanto, Kusumawati, Elly, Sonhaji, Sonhaji, Imanto, Frenki, Kurniawan, Edi, Amrullah, Romanda Annas, Hidayat, Muhammad Taufiq, Endinyoto, Lungky, Bo-Ying, Wu, Padila, Emil, Ngumbara, Kasih Adi, Siswanto, Eko, Safi’i, Imam, Hyperastuti, Agoes Santika, Mashruro, Ardhi Kuntum, Riandadari, Dyah, Silitonga, Dino Samudra, Gunawan, Ivan, Irawan, Muhammad Habibi Hanny, Setiyawan, Hadi, Futaki, Akhmad Syauqi, Lumanto, Sulistyo Adi, Prasetyo, Eko, Salsabila, Alfathsani, Wisnoe, Iwan, Tohari, Imam, Purnomo, Joko, Sulasana, Sulasana, Ghozali, Mohammad Fikri, Dewangga, Ghea Alfa, Suryanto, Hadi, Sutadjianto, Sutadjianto, Aditama, Bastian Manggala, Noviastuti, Noviastuti, Daniel, John Robert, Pasaribu, Dramendra, Huda, M. Nurul, Siroj, Ahmad Zakki, Pamungkas, M. Anjar and Lay, Chrisanta Ayu Dwi Novitri (2026) Prosiding seminar praktik keinsinyuran VIII : sinergi profesionalisme, etika, dan komunikasi inklusif dalam praktek keinsinyuran untuk mendukung keberlanjutan di era AI. In: Seminar Praktik Keinsinyuran VIII (2026) : Sinergi profesionalisme, etika, dan komunikasi inklusif dalam praktik keinsinyuran untuk mendukung keberlanjutan di era AI, 04 Juli 2026, Surabaya. (Submitted)

[thumbnail of Prosiding seminar praktik keinsinyuran VIII : sinergi profesionalisme, etika, dan komunikasi inklusif  dalam praktek keinsinyuran untuk mendukung keberlanjutan di era AI]
Preview
Text (Prosiding seminar praktik keinsinyuran VIII : sinergi profesionalisme, etika, dan komunikasi inklusif dalam praktek keinsinyuran untuk mendukung keberlanjutan di era AI)
Prosiding Seminar Praktik Keinsinyuran VIII.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Seminar Praktik Keinsinyuran merupakan puncak dari integrasi tiga mata kuliah wajib dalam kurikulum Program Studi Profesi Insinyur: Studi Kasus; Pemateri pada Seminar, Workshop, dan Diskusi; serta Praktik Keinsinyuran. Seminar Praktik Keinsinyuran VIII ini mengangkat tema SINERGI PROFESIONALISME, ETIKA, DAN KOMUNIKASI INKLUSIF DALAM PRAKTIK KEINSINYURAN UNTUK MENDUKUNG KEBERLANJUTAN DI ERA AI. Sinergi antara profesionalisme, etika, dan komunikasi inklusif dalam praktik keinsinyuran merupakan fondasi utama para Insinyur Indonesia dalam menerapkan inovasi teknologi dan kecerdasan buatan (AI) secara berintegritas, aman, serta efisien. Upaya ini sangat penting untuk mengatasi berbagai tantangan era modern, seperti pesatnya otomasi digital, kompleksitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), isu kelayakan dan integritas struktur bangunan, serta potensi dampak lingkungan di sektor industri. Tema ini dipilih karena sejalan dengan visi keilmuan Program Studi Program Profesi Insinyur Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dan tuntutan profesionalisme di era transformasi digital. Insinyur Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam merancang infrastruktur yang andal, mengoptimalkan sistem manufaktur, mengelola lingkungan kerja, dan menciptakan sistem berbasis teknologi yang mendukung pembangunan nasional tanpa mengabaikan etika serta kelestarian lingkungan. Fokus utama penerapan keinsinyuran ini mencakup rekayasa lahan dan pengelolaan limbah berbasis circular economy, pengujian dan evaluasi K3 serta keandalan struktur, optimalisasi energi dan sirkulasi udara industri, hingga penerapan sistem monitoring terpadu berbasis IoT dan AI.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Editor
Anggorowati, Adriana Anteng
NIDN0728026101
UNSPECIFIED
Editor
Sitepu, Rasional
NIDN0727036201
UNSPECIFIED
Editor
Hartono, Sandy Budi
NIDN0726127601
UNSPECIFIED
Subjects: Engineering > Professional Engineer
Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Professional Engineer Study Program
Depositing User: Ivan Gunawan
Date Deposited: 15 Oct 2026 07:21
Last Modified: 15 Oct 2026 07:21
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/47771

Actions (login required)

View Item View Item