Soloilur, Maryano Rayvalldy Saputra (2026) Pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap nilai Ankle Brachial Index (ABI) pada penderita diabetes melitus tipe 2. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Preview |
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK rev.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (198kB) | Preview |
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (327kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (191kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (641kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) | Request a copy |
|
Preview |
Text (BAB 7)
BAB 7 rev.pdf Download (233kB) | Preview |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN rev.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis akibat resistensi insulin dan disfungsi sel β pankreas, sehingga memicu hiperglikemia berkepanjangan. Kondisi ini berdampak pada terjadinya gangguan perfusi perifer yang dapat diukur melalui Ankle Brachial Index (ABI), dimana nilai ABI < 0,91 dikategorikan rendah. Penurunan nilai ABI berhubungan dengan risiko ulkus kaki diabetik hingga kematian. Intervensi non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk mengatasi penurunan nilai ABI adalah rendam kaki air jahe hangat. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap nilai ABI pada penderita DMT2. Penelitian menggunakan rancangan pra-eksperimental dengan desain one group pre-posttest. Variabel independen adalah rendam kaki air jahe hangat, sedangkan variabel dependen adalah ABI. Populasi penelitian sebanyak 48 penderita DMT2 di wilayah kerja Puskesmas Kalijudan dan Keputih Surabaya. Sampel sebanyak 32 subjek diambil secara purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan merendam kaki subjek dalam 12 liter air hangat bersuhu 40 ± 0,2°C yang dicampur 80 gram jahe bubuk selama 15 menit, sekali sehari selama lima hari berturut‑turut. Instrumen ABI menggunakan tensimeter digital (OMRON-M3) untuk mengukur nilai ABI sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pengukuran menunjukan mean pre-test sebesar 0,83 ± 0,04 dan post-test 0,88 ± 0,04 dengan mean selisih peningkatan 0,05 ± 0,02. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap nilai ABI penderita DMT2. Secara fisiologis, efek termal air dan senyawa aktif jahe (6‑gingerol dan 6‑shogaol), berperan dalam vasodilatasi dan mempertahankan durasi vasodilatasi, sehingga nilai ABI meningkat dan intervensi dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer dalam praktik keperawatan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Keperawatan |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Manungkalit, Maria NIDN0729038101 maria-manungkalit@ukwms.ac.id Thesis advisor Mare, Agustina Chriswinda Bura NIDN0728089302 chriswinda@ukwms.ac.id |
| Uncontrolled Keywords: | Ankle Brachial Index, Diabetes Melitus Tipe 2, Rendam Kaki Air Jahe Hangat |
| Subjects: | Nursing Science |
| Divisions: | Faculty of Nursing > Nursing Science Study Program |
| Depositing User: | Maryano Rayvalldy S. S. |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 01:56 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 01:56 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/47720 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

