Parus, Andreas (2026) Pengaruh kombinasi senam aerobic low impact dan slow deep breathing terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (714kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (239kB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (781kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (318kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (517kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (304kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 7)
BAB 7.pdf Download (211kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki prevalensi cukup tinggi pada lansia dan menjadi masalah kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Proses penuaan lansia menimbulkan berbagai perubahan fisiologis yaitu berkurangnya fleksibilitas aorta, pengerasan katup jantung, serta melemahnya kinerja pompa jantung dalam sirkulasi darah yang menyebabkan hipertensi. Kondisi ini meningkatkan berbagai komplikasi apabila tidak dikelola. Terapi nonfarmakologis yang dapat membantu mengendalikan tekanan darah adalah senam aerobic low impact dan slow deep breathing. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh kombinasi senam aerobic low impact dan slow deep breathing terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Populasi berjumlah 47 lansia hipertensi berusia ≥60 tahun di wilayah kerja Puskesmas Jagir Surabaya, dengan sampel sebanyak 28 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital. Intervensi diberikan tiga kali dalam satu minggu dengan durasi 35 menit setiap sesi. Rata-rata tekanan darah sebelum intervensi adalah 146,86/93,00 mmHg dan setelah intervensi menurun menjadi 138,39/86,89 mmHg, dengan rata-rata penurunan sistolik 8,46 mmHg dan diastolik 6,11 mmHg. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga senam aerobic low impact dan slow deep breathing berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Senam aerobic low impact berperan meningkatkan efisiensi fungsi kardiovaskular dan sirkulasi darah, sedangkan slow deep breathing membantu menyeimbangkan sistem saraf otonom serta meningkatkan vasodilatasi pembuluh darah. Kedua intervensi tersebut menyebabkan penurunan resistensi perifer, berkurangnya kerja jantung, sehingga tekanan darah menurun.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Department: | S1 - Keperawatan |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDN / NIDK Email Thesis advisor Panglipurningsih, Ninda Ayu Prabasari NIDN0727108704 nindaayu@ukwms.ac.id Thesis advisor Pae, Kristina NIDN0727108604 kristina@ukwms.ac.id |
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, lansia, senam aerobic low impact, slow deep breathing. |
| Subjects: | Nursing Science |
| Divisions: | Faculty of Nursing > Nursing Science Study Program |
| Depositing User: | Andreas Parus |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 01:25 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 01:25 |
| URI: | https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/47275 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

