Profil pelayanan swamedikasi nyeri muskuloskeletal oleh tenaga kefarmasian menggunakan metode simulated patient di Apotek wilayah Surabaya Utara

Armanda, Navyra Ayu (2026) Profil pelayanan swamedikasi nyeri muskuloskeletal oleh tenaga kefarmasian menggunakan metode simulated patient di Apotek wilayah Surabaya Utara. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (385kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (565kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (347kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (340kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (221kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (465kB) | Request a copy

Abstract

Tingginya praktik swamedikasi di Indonesia menuntut tenaga kefarmasian memberikan pelayanan yang rasional, aman, dan efektif. Nyeri muskuloskeletal merupakan salah satu keluhan yang sering ditangani melalui swamedikasi di apotek sehingga kualitas pelayanannya perlu dievaluasi. Tujuan: Mengetahui profil pelayanan swamedikasi nyeri muskuloskeletal oleh tenaga kefarmasian di apotek wilayah Surabaya Utara menggunakan metode simulated patient. Metode: Penelitian observasional deskriptif dengan rancangan cross-sectional dilakukan pada 35 apotek di Surabaya Utara. Data dikumpulkan menggunakan metode simulated patient dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Informasi yang paling sering digali adalah lokasi nyeri (80%), sedangkan usia, riwayat alergi obat, dan gejala penyerta tidak pernah ditanyakan. Sebanyak 91,4% tenaga kefarmasian memberikan rekomendasi terapi yang tidak tepat, terutama NSAID oral pada pasien dengan riwayat gastritis, dan hanya 8,6% memberikan rekomendasi yang tepat berupa parasetamol. Informasi obat yang paling sering diberikan adalah aturan pakai (68,6%), sementara informasi penting lainnya umumnya tidak disampaikan. Kesimpulan: Pelayanan swamedikasi nyeri muskuloskeletal di apotek wilayah Surabaya Utara belum memenuhi standar pelayanan kefarmasian. Peningkatan kompetensi tenaga kefarmasian diperlukan untuk mendukung penggunaan obat yang rasional dan keselamatan pasien. Kata kunci: swamedikasi, nyeri muskuloskeletal, tenaga kefarmasian, simulated patient, pelayanan kefarmasian.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Wilianto, Yufita Ratnasari
NIDN0718089402
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Djunaidy, Vania Denise
NIDN0722089203
UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Swamedikasi, nyeri muskuloskeletal, tenaga kefarmasian, simulated patient, pelayanan kefarmasian
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Navyra Ayu Armanda
Date Deposited: 17 Jul 2026 01:35
Last Modified: 17 Jul 2026 01:35
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/47270

Actions (login required)

View Item View Item