Uji aktivitas antibiofilm ekstrak etanol daun beluntas (Pluchea indica L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 6538

Putri, Theresia Cahyaning Oktaviyatna (2026) Uji aktivitas antibiofilm ekstrak etanol daun beluntas (Pluchea indica L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 6538. Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (858kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (316kB) | Request a copy

Abstract

Infeksi akibat bakteri patogen terus menjadi tantangan kesehatan global, diperparah oleh meningkatnya resistensi antimikroba yang salah satunya disebabkan oleh pembentukan biofilm. Biofilm yang dibentuk oleh Staphylococcus aureus menjadi mekanisme perlindungan yang signifikan terhadap antibiotik konvensional. Daun beluntas (Pluchea indica L.) merupakan tanaman lokal yang mengandung senyawa metabolit sekunder (flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan sterol) yang berpotensi sebagai agen antibiofilm. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibiofilm ekstrak etanol daun beluntas terhadap Staphylococcus aureus ATCC 6538 serta mengidentifikasi golongan senyawa metabolit sekundernya. Penelitian menggunakan metode eksperimental in vitro. Ekstrak diperoleh melalui maserasi menggunakan etanol 70% dengan perbandingan simplisia:pelarut 1:10, menghasilkan rendemen sebesar 25,18%. Uji antibiofilm dilakukan dengan metode mikrodilusi pada microplate U-bottom 96 well pada konsentrasi 15 − 150 mg/mL dengan pengukuran absorbansi menggunakan microplate reader pada panjang gelombang 599 nm. Skrining fitokimia mengkonfirmasi adanya alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan sterol. Ekstrak menunjukkan aktivitas penghambatan biofilm dengan nilai MBIC₅₀ sebesar 2,044 mg/mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun beluntas memiliki aktivitas antibiofilm terhadap Staphylococcus aureus ATCC 6538 dan berpotensi dikembangkan sebagai agen antibiofilm alternatif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Farmasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Soegianto, Lisa
NIDN0729017401
lisa-s@ukwms.ac.id
Thesis advisor
Marito, Shinta
NIDN0704089101
shinta.marito@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: Antibiofilm, ekstrak, daun beluntas (Pluchea indica L.), Staphylococcus aureus.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Theresia Cahyaning Oktaviyatna Putri
Date Deposited: 13 Jul 2026 06:36
Last Modified: 13 Jul 2026 06:36
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/47063

Actions (login required)

View Item View Item