Praksis diskursif bunda Mayora sebagai pejabat publik transpuan dalam mengelola pertarungan wacana sosial masyarakat di Desa Habi, Kabupaten Sikka, NTT melalui Perspektif Relational Dialectics Theory 2.0 (RDT2.0)

Padjo, Maria Jeanice Clarista (2026) Praksis diskursif bunda Mayora sebagai pejabat publik transpuan dalam mengelola pertarungan wacana sosial masyarakat di Desa Habi, Kabupaten Sikka, NTT melalui Perspektif Relational Dialectics Theory 2.0 (RDT2.0). Undergraduate thesis, Widya Mandala Surabaya Catholic University.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (307kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (382kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (297kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (803kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas praksis diskursif Bunda Mayora sebagai pejabat publik transpuan dalam mengelola pertarungan wacana sosial masyarakat di Desa Habi, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur melalui perspektif Relational Dialectics Theory 2.0 (RDT 2.0). Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana relasi antara Bunda Mayora dan masyarakat dibentuk melalui pertarungan berbagai wacana sosial mengenai gender, kepemimpinan, moralitas, dan penerimaan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi antara Bunda Mayora dan masyarakat dipenuhi pertarungan antara wacana dominan dan wacana alternatif. Wacana dominan memandang transpuan bertentangan dengan norma sosial, adat, dan agama, dengan wacana alternatif yang menghadirkan penerimaan berdasarkan kontribusi sosial dan nilai kemanusiaan. Dalam menghadapi kondisi tersebut, Bunda Mayora melakukan praksis diskursif melalui keterlibatan sosial, aktivitas keagamaan, dan komunikasi interpersonal untuk membangun makna baru mengenai identitas transpuan di ruang publik. Penelitian ini menunjukkan bahwa makna identitas transpuan terus dinegosiasikan melalui proses dialogis berbagai suara sosial dalam masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: S1 - Ilmu Komunikasi
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN / NIDK
Email
Thesis advisor
Krisdinanto, Nanang
NIDN0726126602
nangkris@ukwms.ac.id
Thesis advisor
Apul, Merlina Maria Barbara
NIDN0706069204
merlina.maria@ukwms.ac.id
Uncontrolled Keywords: RDT 2.0, transpuan, praksis diskursif, pertarungan wacana
Subjects: Communication Science
Divisions: Faculty of Communication Science > Communication Science Study Program
Depositing User: Maria Jeanice Clarista Padjo
Date Deposited: 06 Jul 2026 07:39
Last Modified: 06 Jul 2026 07:39
URI: https://repositori.ukwms.ac.id/id/eprint/46868

Actions (login required)

View Item View Item